![]() |
| Bupati Rokan Hulu |
Ratusan tenaga pendidik itu akan dijadikan sebagai tenaga pendidik di Pendidikan Diniyah Takmiliyah Wushtha (PDTW) dan Pendidikan Takmiliyah Ulya (PDTU) di 16 kecamatan.
Dua program pendidikan agama itu masuk dalam pelajaran ekstra kurikuler. PDTW akan diterapkan di tingkat SMP dan baru diterapkan di 16 sekolah tersebar di 16 kecamatan. Sedangkan untuk PDTU baru diterapkan di SMAN 1 Rambah dan SMAN 1 Ujung Batu. Sekolah-sekolah itu menjadi pilot project tahun ini.
Pemkab Rohul sendiri mengharapkan pemerintah kecamatan dan pemerintahan desa untuk memberdayakan tenaga pendidik di PDTW dan PDTU di luar jam mengajar mereka. Mereka juga sebagai pencerah umat sebab merupakan orang-orang profesional.
"Kalau siang (14.00-17.00 Wib) mereka mengajar ekstra kurikuler pendidikan agama Islam di sekolah. Dan pada malam hari, mereka bisa memberikan pencerahan agama kepada masyarakat. Dari itu Camat dan Kades harus memanfaatkan tenaga mereka," jelas Bupati Rohul, Minggu (13/4/2014).
Bupati mengakui, para guru PDTW dan PDTU yang direkrut pemerintah daerah merupakan dari kalangan putra/putri daerah. Sebab itu mereka harus siap menetap dimanapun ditempatkan nanti.
"Kades dan Camat akan memanfaatkan tenaga guru PTDW dan PDTU ini. Pada malam hari, selesai Shalat Maghrib hingga Isya, mereka akan memberikan tausiah," ujar Bupati.
Diakuinya, untuk rekruitment guru PTDW dan PDTU dilakukan secara ketat. Seleksi sendiri lebih mem-prioritaskan putra/putri tempatan yang sudah mengantongi KTP Rohul, terutama bagi mereka yang merupakan tamatan S1.
Pelajaran-pelajaran yang akan diajarkan di PDTW dan PDTU seperti Alqur'an hadist, akidah akhlak, fiqih Islam serta sejarah kebudayaan Islam.
"Program PDTW dan PDTU juga sudah mendapat respon positif dari Kakanwil Kemenag Riau. Kita targetkan, mulai 1 Juli sudah berjalan. Kabupaten Rohul menjadi yang pertama yang sudah melaksanakan program ini di Indonesia," klaim Bupati Achmad.
Bupati Rohul menambahkan, penerimaan tenaga guru untuk PDTW dan PDTU merupakan untuk meningkatkan pemahaman anak didik tentang pelajaran dan pengamalan agama Islam. Tujuan lain adalah membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Rohul, khususnya bagi generasi muda.**(Humas/Adv)
sumber : rohulnews.com

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAlhamdulillah keren Prorgamnya.
BalasHapusDi Kab. Karawang, Jawa Barat belum ada ðŸ˜