![]() |
| Ismail Hamkaz.S.Ag. M.Si |
Penegasan itu dikatakan Anggota DPRD Rohul dari Partai Hanura Ismail Hamkaz, SA.g, MSi di Pasirpengaraian, Minggu (13/4/2014).
Kata Ismail, ada dua hal yang jadi tujuan pelaksanaan UN tahun 2014, yakni UN sebagai acuan untuk penerimaan magasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN/S), di seluruh indonesia. Kemudian, UN untuk mengukur tingkat pemerataan pendidikan di Indonesia.
Ismail juga Anggota Komisi III DPRD Rohul yang membidangi pendidikan berharap hasil UN di Kabupaten Rohul pada tahun ini sesuai dan mampu dengan tujuan dari pelaksanaannya.
"Dengan sendirinya, Rohul dapat menjadikan UN sebagi barometer pendidikan se-Indonesia. Jika ini terwujud, dengan sendirinya mutu pendidikan dan pelaksanaan atau Proses Belajar-Mengajar (PBM) dijadikan sebagai bahan studi banding di Indonesia," ujarnya.
"Di tangan para agent of change inilah tumpuan dan harapan akan tujuan yang termaktub. Semoga Allah memberikan hidayah dan kemudahan untuk mengerjakan serta ilmu yang di dapatkan membumi seperti jamur yang tumbuh di musim penghujan," sampai Ismail.
Dia meminta pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul selalu memberikan pelayanan dan informasi yang baik dan berguna khususnya akan pelaksanaan UN ini serta selalu mencari solusi terhadap beberapa tahapan pelaksaan UN ini, Dispora rokan hulu juga penentu nasib siswa/i yang mengikuti UN.
"Juga perlunya kerja sama semua pihak dalam memajukan pendidikan di Rohul semoga ini bisa terlaksana dan menjadi barometer pendidikan di Indonesia," tegasnya.
Peserta UN SLTA di Rohul sekitar 4.990 siswa tersebar di 66 Sekolah di 16 kecamatan terdiri dari 31 SMA dengan 3.064 peserta, 13 Madrasyah Aliyah (MA) dengan 339 peserta dan 22 SMK dengan jumlah 1.587 peserta.**(dhel/rie)
sumber : Rohulnews.com

0 komentar :
Posting Komentar